Langsung ke konten utama

Pergilah Corona dan Bawa Luka Kami


"Bun, bersiap ya mulai per April ini gaji saya akan dipotong sebesar 10%. Bukan dari nilai Gaji Pokok ya, tapi dari keseluruhan nilai Take Home Pay suamimu ini" Akhirnya jumlah angka 7 digit itu pun langsung terbersit di memory, hemmmm apa lagi yang harus aku kurangin supaya urusan domestik rumah tangga tetap berjalan normal, ga mungkin juga aku memberhentikan si Mpo tukang gosok yang juga butuh gajiannya untuk bayar sekolah anaknya yang yatim sejak masih umur 9 bulan.


Belum selesai rupanya, bahasan itupun masih berlanjut "Pak Walikota harus menyiapkan anggaran untuk mengatasi corona dan juga persiapan PSBB kota Tangerang, makanya potongan seluruh gaji pegawai Pemda dialihkan untuk menutupi anggaran itu" 

Semua Orang Yang Butuh Kamu 

Begitu kira-kira isi percakapan malam itu antara saya dan suami beberapa hari menjelang tanggal penerimaan gaji. Ehh keesokan harinya, saat guru les privat anak-anak datang (lho kog?) iya, karena masih PJJ dan anak-anak belajar online, saya masih mengaktifkan guru les yang sudah 7 tahun sejak mas Gav duduk di bangku TK itu untuk membantu dan mendampingi proses KBM berlangsung. Secara ada baby Devin yang membutuhkan perhatian, khawatirnya malah terbengkelai tugas - tugas dari 2 kakaknya ini.

SAYA TAK SENDIRI

Di akhir pertemuan, sebelum beliau pamit saya juga mendengar curhatan beberapa teman-temannya yang lebih parah nasibnya dari kami. Iya, suami temannya yang bekerja di bandara ada yang sampai terkena PHK, bahkan banyak juga yang dirumahkan. Huuuu kami berdua tak henti bersyukur, dan tetap menaruh empati pastinya. 


Saat Moment Belajar Bareng Guru Privat 

Belum lagi di WAG komplek tempat saya tinggal, sekarang sedang ramai digunakan untuk nitip dagangan. Entah itu dagangan sendiri atau dagangan yang sifatnya membantu teman karena suaminya driver ojol sedang kesusahan mendapatkan orderan penumpang. 

Masih juga keingat obrolan singkat saat sekilas saya bertemu tetangga yang rumahnya hanya berjarak 2 rumah. Kami bertemu saat saya membeli tape di Mamang tape yang sedang rebahan di pos satpam karena kelelahan dalam puasanya. Ibu tetangga itu bilang di rumahnya saat ini ada 9 orang yang harus dicukupi. Dengan posisi hanya anak perempuan sulungnya yang masih aman bekerja, sementara teman-teman kantornya dirumahkan. Suaminya yang baru saja pensiun dan bekerja di tempat baru ehhh sudah off lagi. Makanya tetangga saya itu menjual dagangan froozen food yang ditawarkan ke teman teman atau tetangga nya untuk menambah pemasukan.

Bersama Tetangga : Tak Ada Lagi Bukber Di Ramadhan Ini 

Ibu tetanggapun masih bersyukur, karena kondisi suami temannya yang justru hanya menerima gaji sebesar 15%, disebabkan restoran besar tempatnya mencari nafkah itu terpaksa buka tutup di masa sulit ini. Ga bisa dibayangkan pastinya.

Ditambah curhatan sahabat saya yang tinggal di Malang kota kelahiran, tiba-tiba japri menanyakan perihal bantuan sebesar Rp 600.000 dari pemerintah pusat itu. Selidik punya selidik ternyata bengkel mobil tempat suaminya bekerja sedang off karena sudah tidak lagi mendapatkan pelanggan yang menservis kendaraannya, otomatis suaminya pun menganggur dan membuat dia sebagai istri harus memutar otak supaya bisa tetap makan๐Ÿ˜ญ belum lagi jualan online yang dijalankannya banyak disaingi oleh teman-temannya sendiri yang jadi kontak WhatsAppnya. 

Saat Sedihmu Juga Sedihku 

Huaa sedihnya, tak sanggup saya membaca chatnya. Tidak bisa membayangkan bagaimana urusan perut harus tetap jalan dengan kondisi perekonomian seperti sekarang. 

Ternyata saya tidak sendiri, di sekitar terdekat masih banyak yang merasakan kepedihan ini dalam batin yang tersiksa dan hati yang terluka. Apalagi jika kita melihat berita yang semakin mengiris hati dengan efeknya yang luar biasa. Ingin segera rasanya terbebas dari musibah massal ini dengan amat segera. 

TAK ADA ASAP BILA TAK ADA API 

Itulah peribahasa yang tepat untuk menemani tulisanfebri yang mengandung curhat kali ini. Corona, iya virus yang membuat ratusan nyawa melayang. Virus yang telah membuat penduduk seluruh dunia merasakan penderitaan dalam segala hal. Tak ada lagi yang bisa kita lakukan selain mentaati segala anjuran pemerintah supaya dapat mengurangi angka korban positifnya. 

Pakai Masker Yuk, Seperti Kami 
Panik boleh, tapi jangan berlebihan ya. Selama kita tetap menjaga jarak, mematuhi social distancing, tetap di rumah aja untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah bersama keluarga, menggunakan masker saat bepergian yang penting, tidak berkerumun, tetap berolahraga, menjaga kesehatan dengan rajin mencuci tangan juga berjemur di jam 10 pagi insyaallah lifestyle tersebut akan menjauhkan kita dari virus corona yang juga disebut Covid 19 ini.

Jangan lupa pastikan juga kita tetap waspada dan mengenali gejala corona yang pastinya sudah banyak diulas. Nah berdasarkan info yang saya peroleh dari artikel nya halodoc di situ menyebutkan banyak gejala corona seperti : 
  1. Sakit Kepala 
  2. Hidung Beringus 
  3. Batuk 
  4. Sakit Tenggorokan 
  5. Demam 
  6. Merasa Tidak Enak Badan 
  7. Nyeri Dada 
  8. Sesak Nafas 
Btw, teman-teman sudah kenal kan pastinya dengan aplikasi di bidang kesehatan yang berwarna merah itu. Sudah pernah coba belum ? Wah sayang banget nih kalau kita tidak memanfaatkan tekhnologi di jaman canggih seperti sekarang. Saya pernah lho mencobanya 2x saat memiliki gangguan di kehamilan ketiga kemaren. 

Saya dan Kehamilan Ketiga 
Terus saking paniknya saya langsung melakukan chat dengan dokter spesialis kandungan yang ada. Pernah juga saya chat dengan drg saat merasakan ngilunya gigi di kehamilan besar itu. 


Aplikasinya lumayan gampang digunakan dan bisa menjadi pertolongan pertama pada kepanikan. Trus juga dokternya ramah kog. Belum lagi sebelum chat, kita bisa memilih dokter sesuai keinginan dan kebutuhan. Ada keterangan alumni, tempat praktek dan nomor STR (Surat Tanda Registrasi pada Konsil Kedokteran Indonesia). 






Bahkan jumlah tahun pengalamannya menjadi dokter pun tersedia. Makanya saya pun jadi tahu kalau ada salah seorang Profesor dokter Spesialis Anak yang sudah berpengalaman selama 31 tahun menjadi dokter.... Keren kan ๐Ÿ˜๐Ÿ˜ penting ini, supaya kita semakin yakin dan tidak ragu lagi. Selain itu kita juga bisa melakukan janji untuk rapid tes, membeli obat dan membuat janji dengan dokter. 

Oia lebih baik mencegah kan daripada mengobati, jadi stay heathy ya gaes.Jangan sampai kita menambah *amit amit hiiii* angka pasien yang sudah menembus angka 9511 kasus positif (data tanggal 28 April 2020)

PERGILAH CORONA 

Nah mumpung masih Ramadhan bulan penuh rahmat, yuk kita berdoa kenceng supaya Allah segera menghentikan cobaan ini dan membuat corona hilang dan berhenti berpetualang. Baik itu di Indonesia atau di seluruh dunia, karena penularannya yang cepat ini bikin ngeri.

Sebagai warga negara yang baik, yuk kita dukung bersama segala upaya pemerintah untuk memutus penyebaran rantai penularan corona yang berasal dari Wuhan Cina ini. Supaya kita bisa segera bersama menjalani kehidupan dengan normal dan enak seperti sebelumnya, tanpa merasa dikejar-kejar zombie saat keluar rumah. 

Pergilah...Matilah.....Hilanglah Corona. Bawalah luka kami ini supaya engkau tidak kembali merindukan kami untuk menemanimu. Terimakasih juga kamu telah memberikan pelajaran supaya kami tetap hidup bersih dan memberikan pernafasan yang sehat untuk bumi Indonesia dengan polusinya yang berkurang. Saatnya kami menikmati kehidupan ini seperti sedia kala tanpa sosok mungilmu.


Kami pun Tetap Di Rumah Aja dan Tidak Mudik Karena Corona 

Komentar

  1. Semoga semua cepat berlalu dan kita bisa beraktifitsa seperti biasa lagi

    BalasHapus

Posting Komentar

Saya senang jika kalian berkenan meninggalkan komentar dan tidak meninggalkan link hidup ya. Terimakasih atas kunjungannya dan insyaallah saya akan berkunjung balik. Terimakasih sudah mampir ^-^

Favourite Posts

Pilah Pilih TK Cipondoh Tangerang Yuk

Tahun ajaran baru memang masih 4 bulan lagi, tapi saya dan sohib berburu saya mama Queen untuk anak ke2 nya Malik yang usianya sebaya dengan adek Jo, kami sudah sibuk selancar hunting sana hunting sini buat milih sekolah. Pertimbangan kami adalah sekolah yang tidak begitu jauh jaraknya dari rumah dan menanamkan nilai-nilai islam sebagai dasar dan pola pengajarannya.

Yupp 2 hari hunting menghasilkan tulisan blog kali ini. Buat para Bunds yang sedang bingung (sama seperti saya hehehehe) mencari dan memilih sekolah buat si kecil yukkk simak lebih lanjut. Yess terhitung, pertanggal 19 Januari ini adek Jo berumur 4 tahun berarti pas ajaran baru sekitar 4 tahun 6 bulan usianya. 

Saatnya masuk TK dong? Yoii kan umurnya sekolah, sekarang adek Jo mengisi kesibukannya dengan ikut bunda sekolah. Jadi mak nya ngajar, anaknya ikutan sekolah hehe (praktis kan...jurus yang banyak dilakukan bu guru di luar sana pastinya).
Ada 4 sekolah yang kami survey dan 3 diantaranya ada di lokasi seputaran perumaha…

Ada Yang Baru Nih dari Vitacimin, Vitacimin White dan Vitacimin Nutriglow

Hai teman-teman. Pasti sudah pada kenal kan sama yang namanya Vitacimin? tablet hisap yang rasanya asem-asem manis dan bikin ketagihan karena mengandung banyak vitamin yang bermanfaat. Yapp tanggal 28 april 2017, berlokasi di MNC Studio Tower 3 saya mendapatkan undangan untuk menghadiri peluncuran Vitacimin White dan Vitacimin Nutriglow sebagai varian tambahan baru dalam produk Vitacimin yang sudah beredar di pasaran.

Oia Vitacimin ini diproduksi oleh PT. Takeda Kyoto, Jepang ya, yang sudah dikenal memiliki standart kualitas yang tinggi. Ssttt tahu ga teman-teman, kalau ini perusahaan sudah berdiri sejak tahun 1971 dengan menyediakan Vitacimin yang merupakan suplemen dalam bentuk vitamin C. Dan bisa kita dapatkan di pasaran atau apotek-apotek terdekat dengan harga yang terjangkau. 


ACARA PELUNCURAN VITACIMIN WHITE DAN VITACIMIN NUTRIGLOW Nah, sekarang PT Takeda berinovasi lagi nih dengan menghadirkan 2 varian barunya. Nama varian barunya itu Vitacimin White dan Vitacimin Nutriglow. Oia s…

Review Hand Body Marina UV White

Well, hayoo ngaku siapa yang malas pakai hand body setelah mandi? Buat kalian yang rajin memakai hand body selamat ya, karena kalian sudah melakukan salah satu cara untuk melembabkan kulit kita. Buat yang masih malas-malas an pakai hand body lotion yukk ah mulai dari sekarang kita menjaga kulit demi kesehatan dan juga kecantikan *uhuk uhuk
Nah, ngomongin hand body lotion yang pastinya menjadi benda wajib setelah kita mandi. Pastinya tidak akan ada habisnya ya. Entah itu bagi wanita ataupun bagi pria, well karena emang mencegah kulit dari kekeringan juga harus dilakukan lho demi memiliki kulit sehat. Dan, saya pun memberikan hand body lotion kepada 2 jagoan saya setelah mereka mandi xixi. 


Awalnya sih mereka menolak, tetapi lama-kelamaan karena sudah terbiasa dari bayi ya mereka biasa saja pada akhirnya hehe, ketimbang muka emaknya manyun karena ngomel-ngomel wkwkkw. So sehabis mandi, pagi dan sore hari saya berikan hand body lotion buat mas Gav dan adek Jo. 
Produk yang saya pilih pun se…