Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Inovasi Digital FWD Hackathon 2017, Wujudkan Generasi Muda Melek Teknologi Tentang Asuransi

Saya masih teringat dengan pertemuan singkat beberapa hari lalu dengan seorang anak muda di stasiun tanah abang. "Mbak, pekerjaannya apa? ini barusan dari mana? lalu saya jawab "saya blogger, dan barusan datang di acara liputan" lalu anak muda itu berkata lagi "ohh enak ya, bisa kesono sini, kalau saya kerjanya di dunia digital juga. Cuma saya suka bikin aplikasi-aplikasi gitu" saya pun sedikit kaget hehe. Karena baru ini berkenalan dengan orang yang menggeluti dunia per aplikasian yang pastinya terbayang di benak saya bagaimana utak atiknya bikin lupa waktu pasti haha. 
Dia pun terus bercerita masalah bingung nih, aplikasinya mau diapakan setelah jadi. Dan dia mau bikin aplikasi apa? sudah pas kah aplikasinya dengan kebutuhan konsumen atau orang yang membeli aplikasinya. Emm bener juga ya, dalam perjalanan pulang dengan menumpang KRL menuju Tangerang, saya pun berpikir bahwa dari sebuah aplikasi pun seseorang bisa menuangkang bakat dan kompetensi yang dimiliki…

Anmum Dukung Pentingnya Sistem Pendukung Ibu Yang Proaktif Dalam Kehamilan Dan Menyusui

"Dek, ayo minum dulu Susu hamilnya. Sudah saya bikinin nih, penting lho buat calon anak kita" Ucap suami dari dalam dapur rumah kontrakan sekitar 9 tahunan yang lalu. Yapp, dia tahu banget saya memang bukanlah orang yang jadi penggemar susu sedari kecil. Tapi untuk buah hati kami, saya pun berusaha memberinya nutrisi yang terbaik dari segala sisi termasuk pemenuhan kebutuhan gizinya sedari dalam kandungan. 
Memang banyak merk susu hamil yang beredar di luar sana, tapi entah setelah mencoba berbagai macam merk yang ada di pasaran, hingga akhirnya pilihan saya pun jatuh pada Anmum. Karena terbukti sekalinya minum saya tidak merasakan enek dan rasanya memang enak tidak seperti susu sehingga orang yang bukan penggemar susu seperti saya, akan terbantu banget dengan formulanya yang pas di lidah.  Oke, ritual minum susu pun harus tetap berlanjut sampai anak pertama yang jadi jagoan kami pun lahir dengan berat 3,7 kg dan panjang 51 Cm. Wow, banget rasanya saya bisa melahirkan bayi seb…

Belajar Menjadi Ibu Bijak Dalam Keuangan Rumah Tangga Yuk

Emm saya masih ingat ketika awal-awal menikah dan dihadapkan pada kondisi dimana suami langsung memberikan sejumlah uang yang menjadi gaji, honor, bonus ataupun tunjangannya sebagai PNS kepada saya di beberapa waktu dalam satu bulan. Hemm diapain ya nih duit ahahaha pikir saya waktu itu, selain digunakan sebagai pemenuhan kebutuhan tentunya harus ada yang saya simpan dong untuk kebutuhan darurat atau kebutuhan tidak terduga.

Jadi sebisa mungkin, saya menghindari pengeluaran yang banyak supaya tidak melebihi penerimaan. Tapi, makin kesini tingkat inflasi semakin naik setiap tahun, anak-anak juga sudah besar dan otomatis membutuhkan biaya pengeluaran yang tidak sama dong ya saat saya masih menjadi penganten baru atau awal menjadi mahmud 8 tahun yang lalu. Dan sekarang, suka bingung deh mengapa uang dari mas suami tercinta cepat banget habis wkwkkwk 😆😆.
Waduh, harus atur strategi nih. Sudah harus banyak belajar lagi, tentang keuangan yang pastinya PR banget deh supaya tidak keteter dalam…