Pentingnya Zat Besi Pada 1000 Hari Pertama Kelahiran



Ga berasa ya kita sudah masuk menginjak bulan suci Ramadhan. Saat saya menulis artikel ini, sudah masuk hari ke 4 puasa lho. Pastilah ya namanya beribadah Ramadhan itu harus kita lakukan dengan maksimal, mumpung masih diberi kemudahan dan bertemu lagi di bulan suci ini. Jangan sampai karena beralasan puasa kita jadi malas beraktivitas. Dan ogah ngapa-ngapain, lemes trus alasan tiduran melulu 😅

Btw kita pun harus bisa membedakan juga lho mana lemes yang berimbas dari kelelahan atau lemes yang didapat dari kekurangan zat besi. Nah loe.......iya kekurangan zat besi ini kini banyak diperbincangkan di era millenial. Apalagi fakta membuktikan bahwa kekurangan zat besi ini paling umum terjadi di belahan dunia, bahkan angkanya sudah menunjukkan 3 Milliar orang wow kan 😆 Untuk itu, kekurangan zat besi ini tidak bisa kita sepelekan lho, karena memiliki efek sangat banyak lho seperti : 
  1. Mudah lelah 
  2. Penurunan prestasi di sekolah atau di kantor 
  3. Penurunan sistem kekebalan tubuh
  4. Gangguan tumbuh kembang anak 
PENTINGNYA ZAT BESI PADA 1000 HARI PERTAMA 

Sebelum kita obrolin lebih jauh tentang kekurangan Zat besi, pasti sudah pada tahu kan ya, apa itu kekurangan zat besi ? Yapp kekurangan zat besi adalah kondisi dimana terjadi penurunan jumlah sel darah merah yang sehat. Padahal zat besi itu berfungsi  untuk menghasilkan sel darah merah yang disebut hemoglobin. 

Untuk itu jika tubuh mengalami penurunan atau kekurangan pasokan hemoglobin maka oksigen dalam sel darah merah yang disebarkan ke jaringan seluruh tubuh juga pasti akan berkurang dong. Makanya sering kita lihat, orang yang menderita kekurangan zat besi terkadang terlihat lemas, lelah dan sesak napas. 

Apalagi orang yang rawan menderita kekurangan zat besi ini biasanya terjadi pada wanita dewasa, ibu hamil, anak-anak dan manula yang kerap menjadi korban Anemia yang menjadi nama beken dari gangguan kesehatan ini. 

Saya jadi ingat sekitar 10 tahun yang lalu, saat saya baru saja mengalami kehamilan mas Gav sebagai anak pertama. Dari pengalaman pertama kehamilan tersebut, di situlah saya tahu bahwa saya memang kekurangan zat besi. 

Belum lagi ditambah fakta yang menyebutkan bahwa ibu hamil di Indonesia 50 % mengalami kekurangan zat besi, akhirnya mau ga mau saya harus konsumsi zat penambah besi supaya tidak lemes lagi. Biasanya saya membelinya di apotek terdekat, tapi yang saya kurang suka tuh kalau konsumsi zat besi adalah rasanya yang manis bahkan seperti macam kaplet salut gitu. Saya terpaksa deh konsumsi meski sebenarnya kurang suka dengan tekstur kapsulnya yang langsung lumer di dalam mulut begitu kita masukkan. Hemmm coba ya, ada penambah zat besi yang rasanya ga bikin eneg atau bisa diajak kompromi dalam mulut. 

Apalagi untuk orang hamil, perlu banget ya konsumsi  nutrisi penambah zat besi yang bisa menunjang kesehatannya juga  menjaga janinnya sedari dini. Emmm maksudnya begini, bagi ibu yang sedang mengandung pentingnya zat besi yang termasuk nutrisi ibu mengandung di dalamnya itu berperan penting lho. 

Belum lagi di 1000 hari pertama kehidupan yang selanjutnya saya sebut HPK adalah masa sejak anak dalam kandungan hingga seorang anak berusia 2 tahun. Karena pada 1000 HPK, terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat, yang pastinya mendukung seluruh proses pertumbuhan anak dengan sempurna. 

Secara ya kita semua tahu kan kalau 100 HPK itu terjadi selama 270 hari selama kehamilan dan 730 hari dari lahir sampai berusia 2 tahun.  

MALTOFER MAMPU MENJAGA ASUPAN ZAT BESI 
Untungnya sekarang udah ada lho asupan nutris untuk zat besi yang bernama Maltofer. Maltofer yang diproduksi oleh Combiphar ini mengandung Iron III Polymaltose Complex (IPC) mampu melepaskan kandungan zat besi secara aktif dan terkontrol sesuai kebutuhan dalam tubuh sehingga penumpukan zat besi tidak akan terjadi.


Nah, saya kenalan dengan Maltofer ini saat saya ikut seminar kesehatan tanggal 2 Mei 2019 di Kementrian Ketenaga Kerjaan. Nah di seminar itu, ternyata salah satu narasumbernya adalah dr Bowo  yang juga sharing banyak ilmu tentang 1000 HPK, well auto nambah lagi ilmunya dong seputar ibu hamil dan juga 1000 HPK yang terwujud dengan baik jika ibu hamil support dan mendukung masa tumbuh kembang janinnya.

Oia kata dokter spesialis anak yang juga pernah mengalami pengalaman anak yang memiliki kekurangan zat besi ini menambahkan bahwa kekuranhan zat besi pada bayi mampu memberikan efek pada :

  • Kinerja kognitif jangka pendek jangka panjang 
  • Perilaku sosio emosional 
  • Perkembangan motorik 
Nah, zat besi ini dapat diperoleh lewat makanan yang tinggi akan zat besi seperti daging, ayam, ikan dan juga produk suplementasi besi seperti Maltofer. 

DEMO Maltofer untuk menguji pun dilakukan saat acara seminar ini berlangsung, disitu terlihat bahwa gelas yang berisi air dan ditetesin Maltofer tidak berubah warna saat diaduk dan kandungannya langsung larut dalam air. Berbeda dengan produk kompetitor lainnya.

Enaknya lagi Maltofer ini hadir dalam 4 varian yaitu:

  1. Maltofer Fol yang diperkaya dengan asam folat untuk ibu hamil 
  2. Maltofer Chew, tablet kunyah IPC pertama di Indonesia untuk segala usia 
  3. Maltofer Syrup, isi 150 ml dengan kandungan 1ml=10 mg Fe untuk anak dan dewasa. 
  4. Maltofer Drops, kemasan tetes isi 30 ml untuk bayi dan anak
Saya pun penasaran dan mencoba bagaimana rasa Maltofer kemasan tablet kunyah ini. Dan rasa coklatnya juara. Ga bikin eneg dan pasti bisa buat kita nyaman mengkonsumsinya. Apalagi coklatnya asli dari Swiss lho 😍


Untuk menutup seminar kesehatan pagi itu, acara pun dilanjutkan oleh narasumber berikutnya yaitu mbak Tanti Amelia yang mengulas seputar doodle dan karya goresan demi goresan yang telah dia hasilkan dari berbagai macam media tersebut. Mulai dari kemeja, buku, kertas, kanvas dll.

Untuk menunjang aktivitasnya, beliaupun rajin konsumsi Maltofer yang membantu kesehariannya dalam berkarya yang tidak jauh dari spidol warna-warninya. Well acara ini padat ilmu banget 😍😍 bisa nambah wawasan seputar kesehatan dan juga makin paham bahwa kebutuhan akan zat besi itu bisa terpenuhi.

Jadi, jaga kesehatan yuk dengan konsumsi Maltofer yang membuat kita bisa dengan mudah mengkonsumsi praktis semua kebutuhan zat besi secara praktis tanpa harus konsumsi daging ayam, daging sapi, kacang-kacangan maupun sayur hijau.








 .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada Yang Baru Nih dari Vitacimin, Vitacimin White dan Vitacimin Nutriglow

Review Venus Facial Wash, Pembersih Wajah Oleh-oleh Dari Beauty Gathering

Yuk Dukung Aksi Nasional BPOM Menolak Penyalahgunaan Obat Untuk Masyarakat