Yuk ikut #MerdekakanSenyum dengan Pepsodent Edisi Spesial Merah Putih

Hallo teman-teman apa kabar? Ga berasa sudah masuk bulan Agustus ya, itu tandanya sudah 5 bulan kita melewati masa-masa sulit di era pandemi seperti saat ini. Alhasil perayaan Agustusan yang biasanya menjadi ajang kumpul warga untuk bersama sama meramaikan dengan berbagai macam perlombaan menjadi suatu khayalan semata karena covid 19 yang terus mengalami kenaikan grafiknya. 

Perayaan HUT RI ke 75 Di Masa Pandemi

Tapi kembali lagi, semua akan ada hikmahya. Kita masih bisa kog untuk turut serta merayakan HUT RI ke 75 ini dengan berbagai cara. Sebut saja perlombaan online, yap seperti angkatan alumni sekolah saya semasa SMP dahulu, kini ikut merayakan dengan mengadakan perlombaan ucapan HUT RI dengan video untuk dinilai oleh salah seorang guru yang dulu pernah mengajar kami. Kreatif kan 😅 dengan begini, silaturahmi pun akan tetap terjaga meskipun secara daring. 

Tak ketinggalan sekolah mas Gav Jo pun ikut serta mengadakan perlombaan secara virtual antar keluarga melalui video yang pemenangnya akan di upload di channel youtube milik sekolah. Nah itu beberapa contoh perlombaan di musim pandemi seperti ini. 

Masih banyak juga perlombaan virtual lain yang banyak diselenggarakan oleh berbagai pihak untuk merayakan HUT RI ke 75 ini. Tak ketinggalan dengan sebuah perusahaan besar seperti Unilever pun ikut merayakan HUT RI ke 75 ini melalui pasta gigi sejuta umat yaitu Pepsodent dengan meluncurkan edisi spesial merah putih. 

Sementara kita tahu kan dengan 9 pabrik yang berada di Cikarang dan Rungkut Surabaya, Unilever terus mengembangkan bisnisnya dengan mengurangi setengah dampak lingkungan yang ditimbulkan dan juga meningkatkan manfaat sosial bagi masyarakat. Nah termasuk dengan peluncuran Pepsodent Edisi Merah Putih ini.

#PepsodentEdisiMerahPutih

Peluncurannya pun keren lho dilakukan pada hari Senin 10 Agustus 2020 dari pukul 13.30 secara virtual dengan peserta sekitar 90an orang yang semarak dengan dresscode merah putih juga.

Acara yang dipandu oleh selebritas cantik Ersa Mayori ini berhasil mencuri perhatian dengan mendatangkan 3 narasumber yaitu : 

  1. Ibu Fiona Anjani selaku Head of oral care marketing Unilever Indonesia
  2. Ibu Nurdiana Darus selaku Head of corporate Affair & Suistainability Unilever Indonesia
  3. M. Alfatih timur selaku CEO Kitabisa.com
Dari Ibu Fiona Anjani saya tahu bahwa dalam era pandemi yang serba sulit ini Pepsodent ingin tetap mengajak keluarga Indonesia untuk terus memancarkan senyum, kesehatan menjadi hal yang penting diperhatikan terutama kesehatan gigi dan mulut. Nah karena dari itu dalam menyambut HUT RI ke 75 Pepsodet melucurkan Pepsodent Edisi Merah Putih yang ikut menyemarakkan kemerdekaan RI . 

Buat yang penasaran apa sih hal yang istimewa dari Pepsodent Edisi Spesial Merah Putih ini, berikut jawabannya yang juga saya dapatkan dari Ibu Fiona yang terlihat anggun dengan sanggul kecil dan selendang kebaya merahnya itu saat acara peluncuran virtual berlangsung, seperti : 

Adanya kemasan dengan desain khusus 7 Pahlawan Senyum khas dengan busana daerahnya masing masing dari seluruh Indonesia yang melambangkan persatuan bangsa dimulai dari Sumatera Barat, Bali, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua, Jawa Tengah dan Kalimantan Barat. Senyum lebarnya membuat siapapun yang melihatnya pasti akan auto ikut tersenyum deh. 


Pasta gigi nya yang saat dikeluarkan dari kemasan tube nya berwarna merah dan putih sebagai ciri khas bangsa ini saat memasuki bulan Agustus di setiap tahunnya. Eits jangan salah meskipun berwarna khas merah putih sesuai dengan edisinya, masih juga dilengkapi dengan kalsium, fluoride dan zinc sehingga kita bisa ikut merdeka dan mampu melawan gigi berlubang. Bisa juga dipakai oleh anak-anak di bawah usia 6 tahun asal dengan porsi sebesar biji jagung. 

Next, masih ada yang spesial nih dari kemasannya yaitu adanya Kemasan Bijak Plastik yang merupakan pertama di Indonesia dimana materialnya terbuat dari bahan ramah lingkungan yang 100% bisa di daur ulang. Jadi box nya bisa di daur ulang- pun dengan kemasan pasta gigi nya. 


Good Job deh dengan Unilever sebagai pemilik Pepsodent Edisi Merah Putih ini yang ternyata masih peduli dengan lingkungan sekitar. Secara brand ini memang favorit banyak keluarga Indonesia, jadi pasti lingkungan pun akan selalu diperhatikan oleh perusahaan Fast Moving Consumer Good terdepan di pasar Indonesia.

Donasi 2.5% akan dikeluarkan oleh Pepsodent dari hasil keuntungan penjualan Edisi Merah Putih ini kepada para pemulung dan keluarganya yang terdampak pandemi Covid 19 saat ini. 

Emmm saya pun sebenarnya penasaran lho, mengapa yang dipilih adalah para pemulung untuk program positif Pepsodent Edisi Merah Putih kali ini? 


Ternyata lewat suara jauh dari Ibu Nurdiana Darus saya mengetahui jawabannya. Jadiii, ada 4 juta lebih kehidupan pemulung telah terpukul akibat pandemi ini, secara kehidupan mereka bergantung kepada hasil penjualannya memulung sampah plastik yang bisa dijual ke pengepul. 

Nah, dengan adanya pandemi ini harga jual sampah pun mengalami penurunan, sehingga menguragi hasil yang didapatkan oleh saudara kita yang memilih bekerja dari balik tumpukan sampah yang tidak semua orang bisa melakukannya. 

Belum lagi resiko terpaparnya Covid 19 pun akan besar, dikarenakan limbah masker sekali pakai ataupun sarung tangan pun akan menghantui pekerjaan mereka sehari hari. 

Nah, untuk itulah Pepsodent berkolaborasi dengan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) untuk mendonasikan 2.5% keuntungan dari penjualan Pepsodent Edisi Merah Putih ini untuk mendukung kesejahteraan para pemulung dan keluarganya. 


Tentunya untuk program baik ini Pepsodent Edisi Merah Putih tidak bisa sendiri, nah untuk itulah Pepsodent menggandeng Kitabisa.com untuk turut serta membantu mengelola hasil donasi tersebut. Nah kita pun bisa juga turut berpartisipasi dalam melakukan donasi di kitabisa.com yang nantinya akan dilipat gandakan oleh pepsodent. 

Hal ini diungkapkan oleh Mas M. Alfatih Timur selaku CEO dari kitabisa.com saat peluncuran virtual kemarin. Apalagi sebagai pekerja informal, pemulung terkadag luput dari perhatian kita. Pastinya kolaborasi anatar Pepsodent ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan saudara-saudara kita yang bekerja sebagai pemulung. 

Apalagi, ada program baik yang akan diterima oleh pemulung dan keluarganya  di balik hasil donasi kitabisa.com/merdekakansenyum seperti :
  1. Pengadaan mesin press sampah yang bertujuan membantu meningkatkan nilai ekonomis sampah plastik yang akan dijual oleh pemulung ke pengepul di kawasan Jabodetabek. 
  2. Paket Kebersihan yang akan dibagikan kepada pemulung dan keluarganya, berisi produk pepsodent, hand sanitizer, masker dan sepatu boots yag akan disalurkan ke wilayah Jawa & Sumatra.
  3. Pemeriksaan gigi & mulut yang dikhususkan untuk keluarga pemulung menuju bulan Kesehatan Gigi Nasional

Sebelum menutup pembicaraannya tak lupa mas Timmy sapaan akrab pria muda kelahiran tahun 1991 yang memulai web kitabisa.com di tahun 2013 ini mengajak keluarga Indonesia untuk turut serta menjadi #PahlawanSenyum yang diawali dengan #MerdekakanSenyum keluarga di rumah masing-masing sehingga dapat menularkan senyum kembali pada keluarga lainnya termasuk keluarga pemulung. 

Nah, jadi gimana? mumpung Agutusan mau ikutan #MerdekakanSenyum Pemulung juga? yuk ikutan membeli Pepsodent Edisi Merah Putih atau dengan berdonasi di kitabisa.com/merdekakansenyum masih ditunggu ya hingga 31 oktober 2020. (FR)












Komentar

www.grandysofia.com mengatakan…
aku udah jatuh hati sama pepsodent sebagai personal care di bagian gigi dan mulut, apalagi di hari kemerdekaan dan pas banget di masa pandemi ini, ada aksi kemanusiaan untuk membantu para pemulung ini, kece!
Helenamantra mengatakan…
Wow 4 juta pemulung ya. Mereka berjasa banget mengolah sampah kita. Ini saatnya membantu mereka. Beli Pepsodent merah putih ini aja udah bisa berdonasi
Febrianty mengatakan…
Iya betul Dys, Pepsodent nih udah spesial gigi dan mulut ya. Nah aksi yang membantu pemulung perlu dispport bareng ya
Febrianty mengatakan…
Nah iya bener, berbelanja sambil donasi untuk bantu para pemulung dan keluarganya yang terdampak ya