Takdir Kejayaan Kuliner Yang Patut Disukseskan di Tahun 2020


Benar juga ya, Indonesia kita ini adalah negara yang kaya raya. Kaya akan bahan rempah-rempah dan hasil bumi yang jikalau dikelola secara baik , serius dan profesional akan menjadikan suatu komoditi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. 

Apalagi, saat yang berbicara seputar kekayaan dan kejayaan Indonesia adalah para ahli di bidangnya masing-masing yang rasa nasionalismenya tidak diragukan lagi.  Seperti yang saya dengar dalam acara bincang "Serius tapi Santai" tempo hari di daerah Kebayoran Jakarta Selatan bersama dengan beberapa teman lainnya. 

Dimana dalam acara bukber plus kali ini mengangkat sebuah tema menarik berkaitan dengan Hari Kebangkitan Nasional dimana sudah saatnya kita pun harus bangkit untuk menggapai Kejayaan di tahun 2020 seperti tulisan yang terpampang nyata menjadi bahasan utama malam hari itu.

Acara yang sarat akan rasa nasionalisme ini digagas oleh Sembutopia. Teman-teman sudah adakah yang tahu apa itu Sembutopia? Ini dia penjelasannya. Bahwa Sembutopia adalah suatu platform yang bergerak di bidang kesehatan atau sembuh dari oenyakit sengan a

Nah, Sembutopia ini digagas dan dibentuk  oleh Bapak Kaffi Kurnia selaku owner yang selalu memiliki misi untuk terus mengubah kemajuan Indonesia dalam segala hal, terutama dalam hal kesehatan .

Bapak Kaffi pun dengan tenang namun penuh semangat memberikan sebuah video menarik seputar bagaimana Indonesia itu "kaya raya" dengan banyak hasil bumi nya yang tidak dimiliki oleh negara lain. 

Video berdurasi 3 menit 48 detik itu mengambil lokasi dari daerah Jawa terlebih Yogjakarta. Melihatnya pun berasa melihat film pendek dokumenter yang membakar rasa nasionalisme.

Pemutaran video pendek yang menceritakan perlahan demi perlahan seputar Indonesia, bagaimana memiliki perubahan perlahan demi perlahan dalam kemajuan dari tahun ke tahun di bidang kuliner yang patut membuat bangga pastinya.  

Bapak Freed Simanjuntak, hadir memberikan suaranya di malam hari itu. Aktif di Indonesia Marketing Asosiation yg menyatakan bahwa dengan momentum kebangkitan nasional. Indonesia saat kini sudah mengalami kebangkitan nasional nah saatnya mulai meningkatkan kebangkitan kejayaan kulinernya juga.

Selanjutnya ada mbak Fifi dan mas Sandi Canester penyanyi yang bekerjasama untuk membuka platform yg bergerak di bidang wanita utk kemajuannya di seluruh pelosok negri ini dengan mengangkat Kisah Perempuan Indonesia. Sudah berjalan di Papua, Papua Tengah dan Yogyakarta. Sudah rilis juga sebuah lagu "kisah perempuan Indonesia" meskipun secara mandiri tdk dibawah label namun menjadi single lagu yang mulai banyak diterima di masyarakat. 
Saya Bersama Mas Sandy Canester Pelantun Lagu Sabtu Minggu Yang Lagi Hits 
Narasumber selanjutnya ada mas (kacamata) yang bercerita seputar sejarah Indonesia terutama kenegarawan Saprudin Sastrowi. Dimana dalam sejarahnya dikisahkan bahwa beliau mengembalikan mandat ke presiden Sukarno melalui Upacara resmi. Tambahnya juga menceritakan bahwa dahulu Bagan Siapi Api menjadi kota penghasil ikan nomor 2 di dunia. Sekarang hanya tinggal nama semata hikshiks (ikut sedih)

Belum selesai sampai disitu, ada Mas Arif yang melakukan perjalanan laut dr Sabang sampai Merauke selama satu setengah bulan dengan menyimpulkan bahwa Indonesia makin ke timur makin kaya dan indah lautnya. Didampingi istri dan anaknya mas Arif yang mantan jurnalis di tahun 2006 mengkampanyekan gerakan "Indonesia Terlalu Cantik Untuk Tidak Dikunjungi" sebagai efek menghindarkan diri dari teroris saat itu. Gerakan itu sukses meraih banyak perhatian netizen dan wisatawan asing untuk tidak perlu takut untuk mengunjungi Indonesia. 

Belum habis sampai disini, acara pun masih dimeriahkan dengan tepukan tangan menyambut mas Adya Novali ada yang menjadi atlet binaraga jebolan Arnold Swachseneger Academy dari Amerika. Meskipun berasal dari keluarga tidak mampu, namun semangatnya utk menjadi atlet binaraga di kancah Internasional patut diacungi jempol.

TAKDIR KEJAYAAN 2020 
Wahh, saya pun dibuat baper dalam bincang serius tapi santai ini. Baper karena Indonesia tetap harus terjaga ragam budaya, suku, adat, bahasa dan agamanya.

Ternyata nih, menilik dari sejarah kuliner di masa lampaui Ikan asin pun menjadi menjadi bagian dari takdir kejayaan lho. Dimana ikan asin memiliki rasa Umami yaitu rasa ke 5 yang berada di antara manis,asin dan gurih.

Nah, jika dikelola dengan baik dan profesional dalam mengolahnya. Membuat Ikan Asin pun bisa dikenal di seantero dunia. Hemmm saya pun suka Ikan asin apalagi dicocol sama sambal dan kerupuk ya, nyamiiiiii....

Ternyata nih sambal, kecap manis dan kerupuk pun menjadi takdir kejayaan di masa lalu lho. Bahkan di  salah satu relief yang terdapat pada Candi Borobudur menjelaskan bahwa makan rame rame dengan duduk di atas lantai pun merupakan tradisi yang "kaya" di masa lalu.

Lalu?mungkinkah Indonesia bangkit kembali seperti masa lalu? Hanya kita generasi muda yang bisa memberikan semangat dan ikut serta memajukan kuliner Indonesia supaya makin dikenal oleh bangsa lain di luar negri.

Yukk ahh kita jaga dan makin kita majukan takdir kejayaan yang dulu pernah singgah. Semoga makin banyak ya yang sadar dan melek akan perlunya kuliner Indonesia ditingkatkan  lebih baik dan dijaga dengan benar.

Terimakasih Sembutopia atas ilmu nasionalisme nya malam hari ini. Makin cinta deh dengan keaneka ragaman Indonesia. Kita sukseskan yukk visi Takdir Kejayaan di tahun 2020 mendatang.








Komentar

  1. Takdir kejayaan akan muncul jika kita sama sama menginginkan nya. Indonesia jadi jaya. Momen hari kebangkitan nasional membangkitkan rasa nasionalisme

    BalasHapus

Posting Komentar

Saya senang jika kalian berkenan meninggalkan komentar dan tidak meninggalkan link hidup ya. Maaf, kolom komentar sekarang dimoderasi. Terimakasih atas kunjungannya dan insyaallah saya akan berkunjung balik. Terimakasih sudah mampir ^-^

Postingan populer dari blog ini

Review Venus Facial Wash, Pembersih Wajah Oleh-oleh Dari Beauty Gathering

Ada Yang Baru Nih dari Vitacimin, Vitacimin White dan Vitacimin Nutriglow

Pilah Pilih TK Cipondoh Tangerang Yuk